Thursday, 9 April 2009

Momo by Michael Ende


title: momo
author:
michael ende
genre: fantasy novel



buku ini bener-bener wajib baca! selain cocok untuk segala usia, buku ini juga (menurut penghayatan metta) punya pesen yang penting banget buat pembacanya: nikmatin setiap detik dalam hidup yang kita punya. ditambah lagi dengan alih bahasanya, hendarto setiadi
, yang bener-bener bisa menyihir kita dengan diksi yang dia pilih. bahasanya enak buat dibaca dan ceritanya juga seru banget buat dinikmati, alur ceritanya juga cepet koq.

ceritanya tentang seorang gadis kecil yang namanya momo. hidup momo bener-bener indah dan tanpa masalah. dia punya banyak temen yang sering curhat ke dia. bukan karena momo bijaksana atau apa, tapi karena momo pendengar yang baik. orang-orang akan dapet ide cemerlang setelah cerita ke momo walaupun momo ga ngomong apa-apa.tapi lama-lama momo mulai ngerasa ada perubahan dari teman-temannya. mereka jadi jarang curhat ke momo, jarang nemuin momo lagi. ternyata penyebab semua ini adalah pria-pria kelabu dari bank waktu yang menipu seluruh umat manusia. mereka bilang, orang-orang bisa nabung waktu dengan bekerja sebanyak-banyaknya. padahal dengan nabung waktu itu justru waktu mereka jadi semakin sedikit karena waktu yang mereka tabung itu sebenernya dipake sama pria-pria kelabu itu buat nambahin umur mereka. ditulisin tu, itungan waktu berapa detik yang bisa mereka tabung. rumit banget, tapi ga perlu dicek lagi, udah pasti bener koq (soalnya metta udah ngecek).

momo baru sadar alasannya waktu dia sendiri didatengin sama pria kelabu. dari semua tokoh manusia, cuma momo yang ga terpengaruh tawaran pria kelabu dan ini membuat para pria kelabu merasa momo menghambat mereka. mereka pun mengejar momo (bagian seru dari cerita ini emang kejar-kejaran antara momo dan pria-pria kelabu). untungnya, momo punya temen baru, kura-kura yang namanya kassiopeia (cantik ya namanya? itu nama rasi bintang), yang berkomunikasi dengan momo via cara yang cukup unik dan nghayal banget. kassiopeia nganterin momo ke empu hora alias empu secundus minutius hora (k'tebak donk asal-usul namanya dari mana?) yang tinggal di wisma antah-berantah lewat gang antah-berantah yang fantastis banget, soalnya terdiri dari banyak dimensi waktu. ternyata, kassiopeia itu kura-kuranya empu hora, yang digambarin sebagai penentu waktu di dunia (soalnya kalo empu hora tidur, dunia juga berhenti. tapi empu hora sendiri bisa tetep hidup gara-gara ada kembang waktu yang divisualisasiin sebagai bunga yang cantiiik banget). satu-satunya yang bisa nyelamatin dunia cuma momo, paling-paling cuma ditemenin sama kassiopeia. dan momo harus menjalankan misinya dengan waktu yang sangat terbatas dan di tengah-tengah dunia yang berhenti berputar. mo tau gimana caranya? baca sendiri aja ya, di bukunya =D. bagian ini yang paling seru walopun cuma makan tempat beberapa halaman dan, namanya juga cerita anak-anak, pastinya happy ending donk, dan momo berhasil. dunia momo jadi normal dan bahagia lagi.

baca buku ini bakal bikin penasaran ampe cerita selesai. tapi tenang aja, ini bukan trilogi atau semacamnay koq. jadi ceritanya selesai di buku ini. dan buku ini tebelnya cuma 320 halaman -- (baca: min min). buku ini ngerefleksiin dunia kita yang udah makin sibuk dan individualis di mana orang-orang udah mengejar banyak hal tanpa menikmati apa yang ada di sekitar mereka. sebenernya agak aneh juga, kenapa pahlawannya anak kecil (perempuan pula) dan seekor kura-kura (semacam nonton "gamera", pilem jepang yang macamnya "godzilla" dkk itu, pahlawannya juga kura-kura). tapi mungkin ini karena anak kecil kan ga pernah mikirin masa depan secara serius dan kura-kura itu hewan yang ga terburu-buru (tapi napa bukan siput, yaa?). mungkin ini juga alasan kenapa kura-kura dijadiin tokoh master oogway di "kung fu panda" (pilem ini kayaknya ga usah dipromosiin lagi yaa? semua orang udah tau dan ngakuin bagus, koq).

nah, ini potonya michael ende, si penulis asal jerman kelahiran tahun 1929:


cerita momo ini selesai ditulis tahun 1972 (michael ende sekarang udah meninggal, meninggalnya tahun 1995) dan karya-karyanya banyak juga koq yang sukses, misalnya "the neverending story" dan tulisan terakhirnya, "the wish punch" atau "the night of wishes". momo juga udah dibikin pilemnya (kayaknya sii ga masuk indonesia, ato karena waktu itu metta belom lahir?) tahun 1986 dan michael ende juga ikut main di pilem itu (walopun perannya kecil).

No comments:

Post a Comment